JURNALIST IN THE WORLD

Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Rabu, 21 Maret 2012

Reader,, (Para pembaca) masih ingat wabah penyakit ulat bulu yang baru-baru kemarin di beritakan? nah, tak jauh tahun ternyata, ada wabah lagi yang sekarang ini, sedang menyerang masyarakat yang tinggal tak jauh dari Surabaya ! wah, sepertinya korban selanjutnya adalah kota-kota di sekitar Surabaya..
serangan sejenis serangga bernama Tomcat sudah mulai menjalar ke sejumlah daerah. pertama kali kasusnya ditemukan di 13 kecamatan di Surabaya, saat ini diberitakan sudah merambah Tuban dan Yogyakarta. bisa jadi, diam-diam sudah menyerang perkampungan warga di sejumlah daerah. hanya barangkali belum terdeteksi. seperti salah satu pengguna facebook dari kecamatan Pare kabupaten Kediri mengaku rumahnya sudah kedatangan 2 ekor serangga Tomcat. wah, harus benar-benar waspada nih yaa.
kemungkinan bisa menjalar ke semua daerah, berdasarkan keterangan Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Apt, Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami, Departemen Farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI), kepada JPNN, Rabu (21/3). menurut beliau, pola penyebaran Tomcat ini mirip-mirip dengan serangan ulat bulu yang sempat heboh beberapa waktu lalu.
menurut bapak Sumali, pola penyebaran bukan berantai berdasarkan kedekatan dengan Surabaya. melainkan, bisa terjadi di mana pun yang terdapat tanaman yang menjadi makanan idola serangga Tomcat itu.
"seperti serangan ulat bulu itu, di daeraj mana pun, jenis tanaman yang dihinggapi sama." ujar bpk Sumali. hanya saja, beliau mengaku tidak tahu jenis tanaman apa yang menjadi sasaran Tomcat, serangga berwarna hitam merah orange itu. yang pasti, lanjutnya, serangga itu habitat awalnya di kawasan-kawasan pertanian, pinggir-pinggir sungai, dan daerah berawa. waw, hati-hati, Reader..
karena sudah sulit menemukan makanan di habitatnya, Tomcat pergi mencari makan ke pemukiman-pemukiman warga, mulai dari desa dekat kawasan pertanian, hingga masuk ke kawasan perkotaan.
sebenarnya, kata bpk. Sumali, tomcat bukan menyerang manusia. "hanya arena jumlahnya banyak, ada yang hinggap di tubuh manusia" ujar beliau. (dari berbagai sumber media elektronik)
Bagaimana cara mengatasi jika ada tomcat hinggap di tubuh manusia? "jangan dipukul. tapi cukup diusir dengan cara halus sehingga dia tidak merasa terganggu. kalau merasa terganggu, dia mengeluarkan semacam racun atau bisa dibilang bisa yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, panas dan melepuh." sarannya. wah, menakutkan sekali ya, Reader.
sedangkan kalau dipukul, otomatis tubuhnya pecah dan cairan di dalam tubuhnya menempel di kulit. jika sudah terlanjur kena cairan tomcat bagaimana?
beliau, bpk. Sumali mengatakan, cepat-cepat saja bagian kulit yang kena cairan itu disiram dengan air dan jangan digosok. "kalau bisa kasih insektisida alami yakni minyak serai" ujarnya.
minyak serai adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan jalan menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. untuk jangka panjang, lanjutnya, harus diidentifikasi jenis tanaman apa yang menjadi makanan tomcat itu. jika sudah ditemukan, maka harus disosialisasikan ke masyarakat. untuk antisipasinya, tanaman itu harus disemprot insektisida, atau sekalian dibabat untuk dimusnahkan.
selain itu, juga harus dicari binatang apa yang menjadi pemangsa serangga itu. "kalau itu burung, harus jelas jenis burungnya. saya tak tahu karena saya bukan ahli nama, bukan juga ahli burung" pungkas beliau. seperti diberitakan, serangga jenis kumbang yang memiliki bahasa latin rovebettle ini memang berukuran kecil, namun bila terkena cairan tubuhnya yang mengandung racun, maka dampaknya cukup mengerikan pada kulit. kulit menjadi panas, merah, bahkan menimbulkan benjolan yang perih.
tomcat, panjang tubuh serangga tersebut sekitar 1-35 mm dengan perpaduan warna orange hitam, sekilas nampak merah orange. sepenggal melihat, bentuknya seperti semut atau kalajengking.
bagi penduduk wilayah Surabaya dan sekitarnya diharapkan berhati-hati, jika wabah mulai tersebar, dann tidak dapat ditangani sendiri, dapat langsung musyawarah atau bersosialisasi dengan bagian kesehatan, keamanan dan kenyamanan, dan pertanian.
sekian dari saya dan terima kasih reader.. semoga bermanfaat. ^_^



Sabtu, 25 Februari 2012
WASHINGTON (Berita SuaraMedia) - SurfRight melaporkan data statistik terbaru. Menyatakan tidak semua antivirus memiliki kemampuan sama, bahkan komputer tetap terinfeksi.

SurfRight mengumpulkan data dari 7 jenis antivirus. Dari 100.000 user yang menjalankan antivirus selama 55 hari. Ternyata Antivirus tidak memproteksi komputer secara keseluruhan.

Dari 107.435 komputer, jumlah yang terinfeksi sejumlah 37.989 komputer (35%), 69.537 komputer (64%) berhasil dibersihkan.

Dengan mengupdate antivirus berhasil menangani 78.828 computer (73%)
Tanpa update, tetap terinfeksi sejumlah 28.607 computer (27%)
Yang mengunakan antivirus, tetap terinfeksi 25.038 computer (32%)
Komputer tanpa antivirus tetap terinfeksi 13.002 (46%)

Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus ternyata tetap terinfeksi virus.

Dibawah ini tabel kemampuan Antivirus dari berbagai model.

Sejenis virus komputer baru diketahui menginfeksi hampir 75.000 komputer milik 2.500 organisasi yang berada di seluruh dunia. Data ini dikemukakan oleh firma keamanan komputer dan internet NetWitness. Infeksi komputer ini juga merambah ke akun situs jejaring sosial milik pengguna komputer.

Virus terbaru yang dinamakan 'kneber botnet' tersebut mengumpulkan password untuk mengakses sistem finansial online, situs jejaring sosial dan sistem email dari komputer bervirus dan melaporkan informasi yang didapatnya ke hacker.

"Botnet adalah 'pasukan' komputer terinfeksi yang dapat dikontrol hacker dari jarak jauh melalui  komputer pusat," kata juru Chief Executive NetWitness Amit Yoran seperti dikutip dari Reuters, Jumat (06/07/2011).

Yoran menyebutkan, jenis serangan tersebut pertama kali ditemukan pada Januari. Investigasi lebih lanjut yang dilakukan firma keamanan internet lainnya, Herndon mengungkapkan ada banyak sistem pemerintah dan komersi yang terkena serangan ini, termasuk 68.000 data login  dan akses ke sistem email, situs banking online, Yahoo, Hotmail dan jejaring sosial seperti Facebook.

"Perlindungan terhadap virus cara konvensional agaknya tidak cukup untuk menangkal serangan Kneber atau jenis virus lain yang lebih canggih," tandas Yoran.
Lantaran resesi yang terjadi belum lama ini, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) di Amerika Serikat telah menutup banyak bank yang gagal. Hingga pertengahan Desember 2009, sebanyak 140 bank telah ditutup oleh FDIC.

Nah, karena banyaknya liputan media massa mengenai berita tersebut, spammer (pengirim pesan sampah) memanfaatkan kesempatan dari situasi ini demi keuntungan mereka.

Salah satu aksinya adalah dengan mengirimkan pesan tipuan yang mengklaim bahwa bank yang disebutkan dan diyakini sebagai bank Anda telah mengumumkan kebangkrutannya.

"Saat pengguna mengklik link yang ada pada tulisan 'learn how to save money', Trojan.Pidief akan berusaha menginstal dirinya ke dalam PC".

Untuk itu, Symantec menyarankan pengguna untuk mengecek ke sumber berita terpercaya serta website sah otoritas keuangan untuk memastikan apakah bank tersebut benar-benar sudah diambil alih oleh pemerintah. "Dengan adanya contoh tersebut, spammer terus mencari jalan untuk meningkatkan kesempatan agar pesan-pesan mereka dibuka oleh pengguna. Symantec memprediksi teknik-teknik tersebut akan terus digunakan pada 2010," pungkas perusahaan keamanan ini.

Virus Yahoo Messenger Bak MacGyver

Masih ingat aksi film MacGyver, yang sering membuat alat canggih meski hanya bermodalkan peralatan sederhana. Ini pula rasanya yang terjadi dengan virus Yahoo Messenger, walau diracik dengan bahasa pemrograman (VB Script) yang dipandang sebelah mata namun menjadi virus yang mematikan.

Dijelaskan Adang Jauhar Taufik, analis virus dari Vaksincom, virus ini secara generik dikenal dengan nama W32/VBTroj.CEPA dan secara de Facto menjadi virus yang paling ganas dan paling banyak mengganggu di awal tahun 2011.  Virus ini mampu melakukan banyak sekali hal seperti menginstal rootkit, memblok akses jaringan dan memanipulasi file hosts Windows supaya bisa melakukan pemblokiran akses ke situs-situs sekuriti pada komputer korbannya.

"Dan canggihnya lagi, file hosts tersebut dienkrip untuk menghindari deteksi dan perbaikan oleh program antivirus," tukas Adang.

Virus ini, lanjutnya, juga akan melakukan blok akses ke beberapa situs sekuriti atau situs lain yang telah ditentukan dengan cara mengalihkan ke nomor IP 209.85.225.99 yang merupakan ip publik , hal ini secara tidak langsung sebenarnya menyebabkan Ddos terhadap situs.

"Apakah ada hubungan atau tidak dengan serangan terhadap Google di China yang mengakibatkan Google mempertimbangkan untuk hengkang? kita lihat saja. Yang jelas, makin banyak komputer yang terinfeksi oleh virus ini, maka akses (yang secara tidak langsung menyebabkan Ddos) terhadap situs awal Google akan makin tinggi," ujarnya.

Virus ini menyebar sangat cepat dengan memanfaatkan media chatting yang umum digunakan oleh user seperti Yahoo Messenger, MSN Messenger dan Skype dengan cara mengirimkan sebuah pesan dan melampirkan link untuk download sebuah file yang direkayasa seolah-olah file gambar (JPG) tetapi sebenarnya merupakan file virus yang sudah dikompres dengan ukuran yang berdeda-beda tegantung pada varian yang menginfeksi komputer tersebut. Adapun file yang dikompres tersebut mempunyai ekstensi exe.

Jika menerima pesan tersebut sebaiknya jangan Anda terima apalagi menjalankan file yang disertakan walaupun dari kontak Messenger teman yang Anda kenal, memang bukan teman anda yang mengirimkan virus tetapi virus yang menginfeksi komputernya dan memanfaatkan rekening Messengernya.

Salah satu hal yang menyebabkan virus ini sukses menyebar selain menggunakan media yang disebutkan di atas, ia juga akan melakukan update untuk memperbaharui dirinya hal inilah yang menyebabkan scaner antivirus tidak dapat mendeteksi virus tersebut.

Virus ini semakin kuat bercokol dengan bantuan sebuah file rootkit yang bertugas untuk melindungi file induk yang aktif di memori, sehingga pembersihan yang dilakukan melalui windows Normal, Safe Mode atau safe Mode With Command Prompt terkadang tidak dapat menyelesaikan masalah. Dari berbagai  sumber: 
www.suaramedia.com

Jurnalist Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

visitor *start June 2012

free counters

visitors

free counters

Label

Pengikut

weather

Entri Populer

About Me

pinguin

fish

hamsterku ^_^

menus

SMS Online ^_^

follow my tweet


Hello !

welcome !

Powered By Blogger

Diberdayakan oleh Blogger.

for Allah SWT

pikacu cursor

Pikachu

twitter bird